Sejarah ISMKMI

Ikatan Senat Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Indonesia (Indonesian Public Health Student Executive Board Association) yang disingkat ISMKMI.

Atas dasar kesadaran senat mahasiswa kesehatan masyarakat akan peran mahasiswa dan keresahan terhadap persoalan kesehatan masyarakat, maka dibentuklah wadah untuk bergerak bersama lembaga-lembaga eksekutif mahasiswa kesehatan masyarakat se-Indonesia yang saat ini dikenal dengan nama Ikatan Senat Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Indonesia (Indonesian Public Health Student Executive Board Association). Awal didirikan ISMKMI pada tanggal 24 Desember 1991 dalam Musyawarah Nasional I di Ujung Pandang (Makassar) dengan 5 Institusi pendiri yaitu FKM Universitas Indonesia, Universitas Diponegoro, Universitas Airlangga, Universitas Sumatera Utara, dan Universitas Hasanuddin.

Saat ini anggota ISMKMI berjumlah 140+ institusi yang tersebar di seluruh Indonesia. Institusi ISMKMI tersebut tersebar di 4 wilayah kerja ISMKMI, yaitu Wilayah 1 terdiri dari Pulau Sumatera, Kepulauan Riau dan Bangka Belitung. Wilayah 2 terdiri dari Pulau Kalimantan, Banten, D.K.I Jakarta dan Jawa Barat. Wilayah 3 terdiri dari Jawa Tengah, D.I Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur. Wilayah 4 terdiri dari Pulau Sulawesi, Kepulauan Maluku dan Papua. Setiap wilayah kerja dikoordinir oleh pengurus regional atau daerah yang saat ini berjumlah 22+ regional/daerah dengan total sumber daya manusia di kepengurusan ISMKMI dan senat mahasiswa kesehatan masyarakat anggota ISMKMI mencapai lebih dari 10.000 mahasiswa.