WORKSHOP PENINGKATAN KOMPETENSI MAHASISWA KESEHATAN MASYARAKAT

Workshop Peningkatan Kompetensi Mahasiswa Kesehatan Masyarakat merupakan salah satu program kerja dari Direktorat Keilmuan dan Keprofesian yang dilaksanakan dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan kompetensi mahasiswa kesehatan masyarakat, khususnya dalam penguatan kapasitas analisis dan advokasi terhadap isu-isu kebijakan kesehatan. Kegiatan ini mengusung tema Evaluasi Kebijakan Kesehatan: Mewujudkan Solusi Melalui Policy Brief Berbasis Bukti” dan diselenggarakan secara daring melalui platform Zoom Cloud Meetings pada hari Sabtu, 26 Oktober 2024, pukul 08.00–10.40 WIB.

Kegiatan ini menargetkan partisipasi sebanyak 50 mahasiswa, namun antusiasme yang tinggi dari mahasiswa kesehatan masyarakat di berbagai institusi membuat jumlah peserta meningkat menjadi 98 orang. Hal ini mencerminkan tingginya minat mahasiswa terhadap penguatan kompetensi di bidang kebijakan kesehatan. 

Workshop ini dibawakan oleh Ibu Ratna Jannatin, MA, staf program PSD Japan Inc., yang memaparkan materi secara sistematis dan aplikatif. Pokok pembahasan meliputi:

  1. Pengertian dan tujuan evaluasi kebijakan
  2. Kerangka konseptual evaluasi atau metode evaluasi kebijakan,
  3. Etika dan prinsip dalam evaluasi kebijakan
  4. Pengertian dan tujuan policy brief
  5. Struktur policy brief
  6. Metode penyusunan dan diseminasi policy brief
  7. Best practice evaluasi kebijakan dan policy brief 

Policy brief adalah cara yang efektif untuk menarik perhatian pengambil kebijakan terhadap temuan penelitian. Ringkas, relevan, dan harus mampu menjawab kebutuhan kebijakan yang mendesak.”

Melalui pemahaman ini, peserta diajak untuk tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengembangkan solusi nyata melalui penulisan policy brief yang komunikatif dan tepat sasaran.

Sebagai bentuk implementasi dari materi yang disampaikan, peserta diberikan tugas individu untuk menyusun policy brief yang solutif dan berbasis bukti, yang berlangsung dari tanggal 26 Oktober hingga 09 November 2024. Tugas ini menjadi sarana latihan untuk mengasah kemampuan berpikir kritis, komunikasi ilmiah, serta keterampilan advokasi terhadap isu-isu kebijakan kesehatan di Indonesia. Workshop ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi peserta, baik dalam konteks akademik maupun profesional di masa mendatang.

Penulis:

Ranty Julianty (Institut Mahardika Cirebon)

Tinggalkan komentar