ISMKMI (Ikatan Senat Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Indonesia) sebagai organisasi mahasiswa yang senantiasa menjadi pelopor gerakan kesehatan di Indonesia, kembali melaksanakan gerakan dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional dan Hari Remaja Internasional pada tahun 2024. Gerakan ini dilaksanakan dengan semangat untuk meningkatkan kesadaran serta kepedulian terhadap isu-isu kesehatan anak dan remaja melalui pendekatan edukatif dan partisipatif. Tema kegiatan tahun ini disesuaikan dengan peringatan nasional dan internasional, di mana setiap institusi anggota ISMKMI berkontribusi dalam pelaksanaan gerakan ini secara serentak.
Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan memanfaatkan media sosial sebagai sarana utama penyebaran informasi. Kegiatan utama meliputi pemostingan twibbon pada akun Instagram pribadi masing-masing perwakilan institusi, serta penyebaran materi edukatif dalam bentuk webinar, video kompilasi, dan infografis seputar isu kesehatan anak dan remaja. Gerakan ini dilaksanakan pada dua momentum penting: Hari Anak Nasional dan Hari Remaja Internasional.
Hari Anak Nasional, pelaksanaan dilakukan dengan timeline sebagai berikut:
- Posting Konten Edukatif pada tanggal 16-23 Juli 2024
- Posting Twibbon pada tanggal 23 Juli 2024
- Activity Report dikumpulkan pada tanggal 24-31 Juli 2024.
Hari Remaja Internasional, timeline pelaksanaan meliputi:
- Posting Konten Edukatif dari 412 Agustus 2024
- Posting Twibbon pada 12 Agustus 2024
- Activity Report dikumpulkan mulai 13-20 Agustus 2024.
Adapun tema yang diangkat untuk kedua peringatan ini adalah “Navigating Technology for Healthy Child Development” untuk Peringatan Hari Anak Nasional dan “Empowered Youth: Building Resilient Minds and Bodies” sebagai tema Peringatan Hari Remaja Internasional.
Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memperingati kedua hari besar tersebut, meningkatkan kreativitas serta kemampuan mahasiswa dalam mengkaji isu kesehatan anak dan remaja, dan memperluas pengetahuan anak-anak serta remaja mengenai isu-isu kesehatan yang relevan dengan kehidupan mereka. Sasaran dari kegiatan ini adalah seluruh institusi anggota ISMKMI di berbagai wilayah Indonesia. Indikator keberhasilan dari kegiatan ini meliputi: terlaksananya dua peringatan hari besar (HAN dan HRI) dalam bentuk media publikasi, terlaksananya publikasi informasi dan edukasi melalui media sosial ISMKMI, serta pelaksanaan minimal oleh 50% institusi anggota yang dibuktikan dengan laporan kegiatan.
Dalam implementasinya, kegiatan ini berhasil dilaksanakan oleh sebagian besar institusi, dengan tingkat partisipasi sebesar 48,06% untuk Hari Anak Nasional dan 49,86% untuk Hari Remaja Internasional. Meskipun kedua kegiatan berhasil dilaksanakan, persentase realisasi belum mencapai indikator keberhasilan yang ditentukan. Sebagai upaya lanjutan untuk meningkatkan capaian, BKPRA Nasional melakukan penurunan gerakan tambahan berupa “Peringatan Hari Anak Sedunia”. Namun demikian, kendala utama yang dihadapi dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah kurangnya respon dari sebagian institusi anggota serta minimnya pelaporan kegiatan yang menyebabkan data pelaksanaan tidak sepenuhnya terdokumentasi dengan baik.
Melalui refleksi pelaksanaan kegiatan ini, terdapat beberapa rekomendasi untuk periode selanjutnya. Diharapkan adanya peningkatan komunikasi yang lebih interaktif antara wilayah dan institusi anggota dengan nasional, serta pemberian teguran atau evaluasi terhadap institusi yang tidak melaksanakan kegiatan. Selain itu, perlu disusun strategi pendekatan yang lebih inovatif dan panduan teknis yang lebih jelas agar kegiatan dapat direalisasikan secara optimal oleh seluruh institusi. Dengan perbaikan ini, diharapkan kegiatan peringatan Hari Anak Nasional dan Hari Remaja Internasional dapat menjadi gerakan yang lebih berdampak dalam membangun kesadaran serta aksi nyata terhadap isu kesehatan anak dan remaja di masa mendatang.
Penulis : Allysa Nurwahyuman_BKPRA ISMKMI Nasional 2024-2025